jawab instruksi menpora, satlak prima lebih selektif menuju sea games 2017
jawab instruksi menpora, satlak prima lebih selektif menuju sea games 2017 January

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menganggap SEA Games 2017 sebagai batu loncatan menuju Asian Games 2018. Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) berjanji bekerja ekstra keras untuk mewujudkannya. 

Asian Games 2018 akan digelar 18 Agustus sampai 2 September. Selain menggeber renovasi venue, Indonesia juga dituntut untuk menggenjot persiapan atlet. Apalagi target yang dipancang cukup besar: masuk 10 besar dengan 20 medali emas. 

Di tengah-tengah persiapan sepanjang tahun ini, para atlet pelatnas juga bakal menjalani SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan test event. Dalam proyeksi kerja 2017, Menpora Imam tak memasukkan SEA Games Kuala Lumpur itu sebagai prioritas. Maka, Menpora hanya akan menurunkan kontingen yang diisi atlet-atlet dengan cabang olahraga yang sesuai Asian Games dan berpotensi medali emas. Menpora tidak lagi mengirim atlet dalam jumlah besar tapi nantinya minim medali. 

Satlak Prima yang bertugas untuk menerjemahkan misi Menpora merespons dengan positif. Ketua Satlak Prima, Achmad Sutjipto, menyebut akan lebih selektif dalam menentukan cabang olahraga dan atlet menuju SEA Games 2017.

[Baca Juga: SEA Games Tak Masuk Prioritas Menpora]

"Kami memandang SEA Games kali ini berbeda dari sebelumnya. Kami harus menyetel ulang lagi karena akan ada Asian Games tahun depan. Pemerintah sudah mengingatkan agar kami jangan sampai hilang fokus," kata Tjipto dalam obrolan dengan detikSport. 

"Goal Satlak adalah Asian Games, jadi jangan terlalu memforsir atlet. Kami khawatir di Asian Games mereka (atlet) malah kendur. SEA Games kali ini hanya jadi batu lompatan saja, try out, ajang kompetisi try dll. 

"Tidak bisa (tanpa target di SEA Games). Seorang atlet akan tampil maksimal setiap ajangnya kalau ada target. Jadi jangan khawatir di SEA Games atlet kita akan main-main. Tidak. Kan ada metode untuk membuat dua peak dalam waktu dua tahun. Menteri ini kan hanya mengingatkan," katanya. 
 

WhatsApp Logo
+6282279123123
WhatsApp
BBM Logo
2BFB526C
BBM
SMS Logo
+6282279123123
SMS
Yahoo Logo
AGENWIN123
Yahoo Messenger